Iklan

Contoh banner 1

Jumaat, 19 Ogos 2016

Isnin, 15 Ogos 2016

thumbnail

Taman Mayura Lombok



Ingin mencoba tempat liburan unik di Lombok? Coba, deh datang ke Pura Taman Mayura Lombok. Kamu akan menemukan 3 suasana unik, yaitu suasana alam yang super asri, suasana religius, serta suasana sejarah. Lengkap bukan?
Nama Pura Mayura diambil dari bahasa Sangsekerta yang artinya “burung merak”. Alasan pemberian nama burung merak karena dulu keberadaan burung merak sangat membantu masyarakat setempat untuk mengusir ular-ular yang banyak berkeliaran dan meresahkan masyarakat yang hendak berdoa di pura. Sehingga, beberapa penasehat menyarankan untuk berternak burung merak, dan dipelihara di sekitar pura. Karena jasa burung merak tersebut maka nama pura ini Mayura.
Awalnya nama Pura yang dibangun Raja A.A Made Karangasem sekitar tahun 1744 ini bukan Mayura tetapi Taman Kelepug. Nama Mayura dipakai sekitar tahun 1866 ketika taman ini direnovasi oleh A.A Ngurah Karangasem.
Kamu pasti akan takjub ketika masuk ke Taman Mayura. Melihat taman yang tertata rapi dan indah. Kamu akan merasakan kedamaian yang menyejukan hati. Kamu juga akan melihat pohon-pohon manggis memagari sekeliling taman. Rumput hijau yang terawat sangat indah untuk ditatap. Kamu juga akan menemukan sebuah kolam dengan bangunan di tengah-tengahnya. Bangunan tersebut disebut Rat Kerte atau Gili (pulau kecil dari bahasa sasak).
Kamu jangan sampai melewatkan komplek pura yang berada di hulu kolam. Banyak pengunjung yang melewatkan komplek tersebut karena terlalu asik dengan luasnya taman ini. padahal, komplek tersebutlah tempat roh-roh dari area Mayura berada.
Ketika kamu menginjak komplek pura, kamu akan menemukan empat pura utama: Pura Rinjani, Pura Ngelurah, Pura Padmasana, dan Pura Gedong. Meski pura indentik dengan umat hindu, kamu bisa kok masuk dan melihat-lihat pura ini. Pura ini dibuka kecuali ditutup pada waktu-waktu tertentu saja.  Seperti saat perayaan Galungan, perayaan Kuningan, serta hari raya umat Hindu lainnya.
Kamu tidak boleh melewat objek wisata yang dekat dari pusat kota Mataram ini. Cukup 15 menit saja dari pusat kota. Letaknya di daerah Cakranegara, Mataram. Kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi, dari perempatan Cakranegara hanya 500 meter letak pura ini. Kamu juga bisa menggunakan angkutan umum berwarna kuning menuju ke arah Timur. Biayanya hanya Rp. 5.000 per orang.
Di pura ini, kamu harus memakai pakaian yang sopan serta selendang yang diikat ke pinggang, tidak merokok atau makan di area pura. Datanglah pada pagi hari, karena pada siang hari beberapa tempat sudah tutup. Harga tiketnya Rp. 2.500 per orang.
thumbnail

Gili Kondo Lombok



Berapa Gili di Lombok yang sudah kamu kenal? Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air memang yang paling terkenal. Namun, di Lombok masih banyak lagi gili yang lain. Salah satunya, Gili Kondo Lombok. Gili pemilik keindahan super istimewa ini berada di sebelah timur Pulau Lombok.
Gili Kondo merupakan salah satu dari 33 gugusan pulau gili yang letaknya di sebelah timur Pulau Lombok. Tepatnya berada di Selatan Alas yang menghubungkan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Gili ini memang tidak berpenghuni. Hanya ada penginapan yang dikelola oleh masyarakat untuk wisatawan yang menginap. Akan tetapi yang perlu kamu catat, Gili Kondo merupakan tempat konservasi pemeliharaan terumbu karang.
Karena merupakan konsevasi pemeliharaan terumbu karang, tentu kamu harus melihat dunia bawah lautnya. Kamu bisa menyelam ataupun snorkling di Gili Kondo. Air lautnya sangat jernih dan bersih, sehingga kamu bisa menikmati keindahan bawah lautnya semakin jelas tanpa penghalang. Bahkan di kedalaman 1 sampai dua meter kamu sudah akan menemukan keindahan bawah lautnya. Ikan dan karang yang memanjakan mata. Kamu juga bisa menjajal 12-30 spot snorkling di Gili Kondo dengan menyewa perahu.
Gili Kondo juga memiliki keistimewaan lain, yaitu pasirnya putih cantik luas. Asyik untuk berjalan santai menyusuri garis pantai atau berkejar-kejaran dengan temanmu. Di dekat Gili Kondo juga terdapat Pulau Kapal yang terlihat ketika air laur surut. Sedangkan, jika kamu berada di pinggir pantai dan menatap ke barat, kamu akan menemukan Gunung Rinjani di ujung lautan. Indah sekali. Nah, coba geser pandanganmu menuju arah timur. Kamu akan menemukan gugusan Pulau Sumbawa Besar dan Kevil yang tidak bisa dipungkiri kecantikannya. Di sebelah utara kamu juga akan menemukan pesona Gili Bedagan dan Gili Bidara dengan pasir putih cantiknya. Kerennya, kalau air laut surut kamu bisa berjalan kaki menuju Gili Bidara yang jaraknya hanya 500 meter. Sehingga lebih baik kamu datang ketika musim kemarau.
Yang paling tidak boleh kamu lewatkan adalah menikmati sunsetnya yang benar-benar eksotis. Langit orange dengan view Gunung Rinjani, gugusan gili, dan laut yang bekilauan. Pasti akan membuat liburanmu berkesan. Tenang saja, di Gili Kondo tidak dipungut biaya. Fasilitasnya pun lengkap. Ada penginapan.
Untuk sampai di Gili Kondo kamu harus menyeberang menggunakan kapal dari Sambelia sekitar 20-30 menit saja. Untuk mencapai Sambelia dari Mataram kira-kira 2-2,5 jam.

Borang Maklumat Hubungan